Make to Order (Apa Kelebihan dan Kekurangannya ?)
20 May, 2023 by
Administrator
| No comments yet

Salah satu strategy replenishment di odoo yaitu Make to Order (MTO). MTO akan otomatis membuat Purchase Order atau Manufacturing Order saat terjadi pesanan dari pelanggan dalam hal ini Sales Order.
Umumnya strategi ini banyak diterapkan oleh sektor industri khusus yang berfokus pada volume produk rendah tapi tinggi kostumisasi. atau volume produk rendah tapi harga produk tinggi. Salah satu contoh manufaktur dump truck atau pesawat terbang yang memiliki spesifikasi khusus dan harga produk yang sangat tinggi. 
Banyak pelaku bisnis menyebut strategi Make To Order sebagai strategi “Pull Supply Chain”. Dengan begitu, strategi MTO atau pull supply chain adalah prosedur di mana seluruh proses mulai dari produksi, perakitan, dan pendistribusian barang berdasarkan permintaan pelanggan. Jumlah barang yang diproduksi pun juga tergantung pada permintaan pelanggan. Hal ini yang pelanggan kenal sebagai bisnis barang custom. Berbeda dengan strategi Make To Stock, Make To Order tidak mengharuskan perusahaan sebagai produsen untuk menyimpan persediaan barang siap jual. Strategi ini menjadi cara bagus bagi industri tertentu agar meminimalisir adanya risiko pemborosan atau kemungkinan membuang persediaan. Sehubungan produk akan Anda buat sesuai dengan detail pesanan pelanggan, waktu pengiriman produk nantinya akan jauh lebih lama daripada strategi produksi lainnya misal Make To Stock.


Keunggulan Menerapkan Make to Order (MTO)

1. Variasi produk yang ditawarkan kepada pelanggan lebih banyak.

Dengan menerapkan MTO variasi produk yang ditawarkan kepada pelanggan lebih banyak karna perusahaan menjual barang atau melakukan produksi barang berdasarkan pesanan dari pelanggan.


2. Menghindari ketidakefisien produk

Apabila perusahaan melakukan pembelian produk atau melakukan produksi dengan skala besar. Maka perusahaan memiliki resiko ketidakefisienan produksi hingga penjualan. selain resiko produk tidak laku di pasaran, ketidakefisienan karyawan dan mesin produksi dalam melakukan produksi menjadi tidak efisien


3. Mengurangi adanya pemborosan barang

Tak jarang perusahaan harus merugi karna pembelian bahan baku dan barang bisa jadi tidak sesuai dengan permintaan pelanggan


Kelemahan Strategi Make To Order

1. Penjualan jadi tidak menentu

Tantangan perusahaan yang menerapkan make to order adalah sulitnya untuk memastikan dan menentukan kapan penjualan terjadi bisa jadi di bulan tertentu anda mendapatkan permintaan tinggi tetapi di bulan berikutnya permintaan menurun.
Semakin unik produk yang diminta pelanggan (custom) maka semakin sulit untuk memprediksi permintaan pelanggan kedepannya.


2. Ketersediaan Barang / Bahan Baku tidak menentu

Tantangan berikutnya bagi perusahaan yang menerapkan make to order adalah sulitnya untuk memperkirakaan ketersediaan produk atau bahan baku pada vendor / supplier karna produk yang dibeli stoknya selalu berubah sesuai dengan permintaan dari perusahaan lain


3. Proses Pengiriman Lama

Akibat dari menerapkan make to order proses pembelian harus menunggu barang datang dari supplier dan proses produksi akan dilakukan menunggu bahan baku tersedia sehingga metode ini mengakibatkan proses pengiriman ke pelanggan menjadi lebih lama.




Administrator 20 May, 2023
Share this post
Tags
Archive
Sign in to leave a comment